hamil di Nantes; trimester 1

2012-05-10 17.18.49

Setiap kehamilan itu unik, katanya. Begitupun dengan kelahiran. Sepakat? Sedikit. Karena pada umumnya dalam keadaan normal kehamilan ya berjalan seagaimana idealnya kehamilan. Yang unik kemudian adalah kondisi-kondisi eksternal yang menyertainya. Yang menjadikan setiap kisah kehamilan dan kelahiran menjadi menarik untuk saya dengar.

Dan.. Cerita kehamilan pertama saya dimulai darisini: http://hananikaru.wordpress.com/2011/10/03/kehamilan-ituu/

Entah kenapa fase-fase kehidupan saya gemar sekali berubah dalam waktu bersamaan. Dulu, fase masuk ke dunia pernikahan saya bersamaan dengan masuk dunia kerja. Sekarang, fase hidup di negeri orang bersamaan dengan dimulainya kehamilan. Ya, saya hamil ketika kami berhijrah ke Nantes. Sehingga proses kehamilan ini pun saya sebut sebagai sebuah proses belajar mandiri, pun dengan proses pengasuhan bayi nanti, insya ALLAH.

Continue reading

tentang pujian, penyakit hati, dan kecemburuan.

Jika digambarkan, hubungan ketiganya menjadi seperti ini:

Pujian yang intens, kekaguman yang diungkap berulang kepada seseorang di depan banyak orang berpotensi menimbulkan penyakit hati. Terkagumi, terperhatikan, buncah, terlebih si pemberi pujian adalah juga sosok yang mengagumkan.

“Barangsiapa yang begitu girang dengan pujian manusia, setan pun akan merasuk dalam hatinya.”
(Iqozhul Himam Syarh Matn Al Hikam, Ibnu ‘Ajibah, hal. 159, Mawqi’ Al Qaroq, Asy Syamilah)

Di sisi lain hubungan sebab akibat ini, ternyata ada seseorang lain yang terbakar hatinya. Yang berhak terbakar hatinya. Dia disebut kecemburuan. Berkecil hati, berliput kecurigaan, dan ketakutan.

Sekian. Curhat seseorang.

tentang berjilbab disini.

2011-11-06 08.33.54

Tentang berjilbab disini, di Nantes, kota terbesar ke-6 di Prancis. Tentang berjilbab disini adalah hal yang sering ditanyakan orang-orang.

Sebelum berangkat saya selalu horor membayangkan akan seperti apa kehidupan di balik hijab ini nantinya. Terlebih sebelumnya keluar larangan berhijab (n simbol agama lainnya) di sekolah publik. Saya tidak bermimpi akan dapat bekerja di ruang publik, atau segala bentuk penerimaan berlebih lainnya, akan susah, tentu, karena ini negara sekuler kan. Yang saya harapkan hanya penerimaan secara sosial, nyaman kesana kemari, tidak ada diskriminasi, dan tanpa pandangan2 negatif lainnya.

Yang kemudian terjawab lebih dari yang saya harapkan. Continue reading

disini saja.

Tidak perlu melihat tulip di negeri Belanda, aku hanya ingin menikmati bunga musim semi di Rosearie.

Travelling tidak se-excited biasanya. Andai bisa titip perut sebentar, saya sangat ingin jalan kemana-mana. Terlebih disini, dimana banyak kesempatan jalan ke banyak tempat indah level dunia. Eropa. Tapi kemudian bukan hanya finansial pertimbangannya. Jalan jauh artinya.. Banyak sekali konsekuensinya. Continue reading

saus tiram.

2012-02-15 23.18.38

Akibat beberapa teman Indonesia di asrama sini pergi untuk internship, kamar kami yang strategis kebanjiran barang warisan. Salah satunya: Saus Tiram.

Saya ga begitu ngeh soal rasa saus tiram, pun tidak terlalu tertarik membelinya. Tapi kedapetan warisan ini membuat saya bereksperimen dengan masakan yang menggunakan saus tiram. Ternyata.. Saus tiram itu rasanya enaaaakkk yaaa.. *norak Continue reading

diabetes.

daftar makanan GI

Well, diabetes adalah penyakit teratas yang paling saya takutkan dalam hidup. Karena saya sangat suka..makanan manis. Waktu remaja saya berpikir ketika tua akan mati karena penyakit ini. Dan ketakutan pun bertambah ketika saya medical check up sekitar setahun yang lalu. Saya berisiko glaukoma. Selain karena minus besar dan luas pandang mata yang menyempit, gula darah tinggi juga bisa menjadi salah satu faktor risikonya. Continue reading

nightmare.

Awalnya saya pikir ini anugrah. Mimpi buruk adalah salah satu cara tubuh melepas ketakutan. Ketika terbangun, hati dengan leganya berkata:

“Alhamdulillah.. Ternyata cuma mimpi..”

Kemudian ketakutan released. Kemudian lagi saya mencintai mekanisme ini. Setiap malam, sebelum tidur. Berharap apa yang ditakutkan hari itu atau hari-hari sebelumnya akan terealeased dengan mimpi. Dan ketika benar-benar memimpikan apa yang ditakutkan, saya menyambut pagi dengan syukur yang berlipat.

Namun lama-kelamaan mekanisme tubuh ini malah menjadi-jadi. Dua hari kemarin saya mengalami mimpi buruk yang.. Membuat saya tiba-tiba terbangun dengan nafas menderu. Susah payah tidur lagi, kemudian terbangun dengan kondisi yang sama. Tertidur lagi sampai terbangun terakhir kalinya dengan tangis yang meledak. Mimpi buruk benar-benar merefleksikan semua ketakutan yang saya miliki, mengubahnya menjadi sebuah pengalaman yang nyata, berseri, bersambung walau sudah terbangun dan tidur kembali, yang ketika terbangun hampir saja tidak bisa saya bedakan apakah itu mimpi atau bukan, yang membuat saya membenci orang yang saya mimpikan karena seakan-akan mereka berbuat seperti apa yang ada dalam mimpi. Dua malam yang sangat menyiksa.

Di malam ketiga, kemudian, doa sebelum tidur pun berganti versi:

“Rabbi, saya ingin mimpi indah..”

tentang rasa.

Saya meyakini, setiap manusia mempunyai lidah yang sama. Pengecap rasa manis-asin-pahit yang sama. Dengan jumlah syaraf pengecap yang sama. Fungsi filli-filli di permukaannya yang sama. Dan tentunya menginterpretasikan rasa dengan cara yang sama. Barat, timur, asia, eropa, makanan enak akan terasa sama enak, makanan tidak enak terasa sama tidak enak. Continue reading